Hotline (0651) 31053

Kompetensi utama Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh (IKM FKM UNMUHA) merujuk kepada Hasil Kesepakatan Pemberlakuan Kurikulum Standar Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia yang disahkan pada tanggal 27 Oktober 2014 dan ditandatangani oleh Direktur Asosiasi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (APTKMI) dan Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dalam Rapat Kerja AIPTKMI IX di Padang. Kompetensi utama mengacu pada 8 (delapan) Standar Kompetensi Kesmas sebagai berikut :

1. Kemampuan untuk melakukan kajian dan analisa (analysis and assessement).

Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi permasalahan kesehatan masyarakat dan melakukan pengkajian terhadap permasalahan kesehatan masyarakat, serta menganalisis dengan menggunakan berbagai metodologi penelitian, sehingga dapat menghasilkan suatu informasi kesehatan yang berguna bagi masyarakat. Untuk mencapai kompetensi ini, Prodi IKM FKM UNMUHA mengembangkan beberapa mata kuliah terkait, termasuk mata kuliah Biostatistik (Deskriptif dan Inferensial), Dasar Epidemiologi, Metodologi Penelitian (Kualitatif dan Kuantitatif), Manajemen Data, Surveilans Kesmas, Epidemiologi Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular, Manajemen Bencana, Analisis Kualitas Lingkungan, SIK/SIM/Teknologi Informasi Kesehatan, dan Skripsi. Selain itu Prodi IKM meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga pengajar, menyediakan sarana dan prasarana pendukung, termasuk penyempurnaan SAP dan SILABUS untuk mewujudkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan kajian dan analisa permasalahan kesehatan masyarakat.

2. Kemampuan untuk merencanakan dan terampil mengembangkan kebijakan kesehatan (policy development and program planning)

Mahasiswa diharapkan mampu merencanakan dan terampil dalam berbagai permasalahan kesehatan masyarakat, mengembangkan kebijakan kesehatan terutama yang berhubungan dengan masalah kebencanaan/kedaruratan. Untuk mencapai kompetensi ini, Prodi IKM FKM UNMUHA mengembangkan mata kuliah Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Bencana, dan Skripsi. Dukungan kompetensi ini teraplikasikan salah satunya melalui Mata Kuliah Manajemen Bencana yang bertujuan agar mahasiswa di Prodi IKM FKM UNMUHA dapat memahami bentuk-bentuk bencana dan mengkoordinasikan penanganan bencana secara tepat.

3.Kemampuan untuk melakukan komunikasi (communication skills)

Mahasiswa diharapkan mampu memahami, mendalami, dan mengembangkan kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif dan sangat berperan penting untuk interaksi sosial hingga professional, sehingga dengan kemampuan komunikasi yang baik maka mahasiswa dipastikan dapat membuka kesempatan dimasa depan. Kemampuan mahasiswa untuk berkomunikasi didukung dengan adanya mata kuliah Promosi Kesehatan, Komunikasi Kesehatan, Penulisan Ilmiah, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Manajemen Bencana, SIK/SIM/Teknologi Informasi Kesehatan, dan Skripsi. Mata kuliah tersebut melatih dan meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Selain didukung dengan mata kuliah, seminar ilmiah rutin yang dilaksanakan Prodi IKM FKM UNMUHA juga menjadi wadah melatih keaktifan mahasiswa dalam kemampuan berkomunikasi untuk mengkritisi/berdiskusi tentang topik yang sedang dibahas.

4.Kemampuan untuk memahami budaya lokal (cultural competency and local wisdom)

Mahasiswa diharapkan mampu memahami budaya lokal setempat, dalam hal pengetahuan, kepercayaan, kesenian, hukum, adat-istiadat terutama pada masyarakat Aceh yang berdampak positif maupun negativ terhadap kesehatan masyarakat. Prodi IKM FKM UNMUHA dalam mewujudkan kompetensi memahami budaya lokal dengan tersedianya mata kuliah Sosio Antropologi Kesehatan, Etika dan Hukum Kesehatan, Agama, Kewarganegaraan, PBL, Manajemen Bencana, dan Skripsi. Mata kuliah tersebut memiliki tujuan agar mahasiswa mampu mengidentifikasi dan memahami sosial budaya lokal khususnya yang terdapat di Aceh dan budaya umum ditingkat Nasional. Contoh pemahaman budaya lokal diaplikasikan pada saat mahasiswa melaksanakan Praktek Belajar Lapangan (PBL) di desa-desa yang tersebar di Kabupaten/Kota Provinsi Aceh. Mahasiswa berinteraksi dan menetap dalam jangka waktu lama bersama masyarakat untuk mencapai tujuan PBL berupa pengambilan data, memberikan penyuluhan, dan melakukan intervensi.

5.Kemampuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat (community empowerment and practice)

Mahasiswa diharapkan mampu menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk proses kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan. Kemampuan ini dimiliki untuk menciptakan masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi akan potensi diri dan lingkungan di sekitar dengan baik agar hidup lebih sehat dan produktif. Kompetensi ini diwujudkan dengan dengan tersedianya mata kuliah Pengembangan dan Pengorganisasian Masyarakat (PPM), Manajemen Bencana, dan Skripsi di Prodi IKM FKM UNMUHA. Mata Kuliah PPM diberikan kepada mahasiswa dengan tujuan agar mahasiswa mampu dan terampil memberdayakan potensi masyarakat dengan metode pengembangan dan pengorganisasian masyarakat serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

6. Memahami dasar-dasar ilmu kesehatan masyarakat (basic public health sciences)

Mahasiswa diharapkan mampu memahami konsep dasar ilmu kesehatan masyarakat dalam memelihara, melindungi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Konsep dasar ini dapat diwujudkan melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat. Prodi IKM FKM UNMUHA dalam mewujudkan kompetensi mahasiswa untuk memahami dasar ilmu kesehatan masyarakat dengan tersedianya mata kuliah Dasar Ilmu Kesmas, Dasar Gizi, Dasar Promosi Kesehatan, Dasar Kesehatan Lingkungan, Dasar Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Dasar Kependudukan, Dasar Kesehatan Reproduksi, Biomedik, dan Analisis Kualitas Lingkungan. Mata kuliah tersebut merupakan pengetahuan dasar yang harus dimiliki oleh seluruh mahasiswa di Prodi IKM FKM UNMUHA agar mereka mampu berpikir kritis yang berhubungan dengan disiplin ilmu dalam rumpun ilmu kesehatan masyarakat. Mata kuliah tersebut juga menekankan teori tentang ilmu kesehatan masyarakat dapat dilaksanakan dengan menekankan upaya promotif (promosi kesehatan) dan preventif (pencegahan penyakit).

7. Kemampuan untuk merencanakan dan mengelola sumber dana (financial planning and management)

Mahasiswa diharapkan mampu merencanakan dan melakukan pengelolaan dana secara efektif dan efesien dengan pengelolaan oleh sumber daya yang professional untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk mencapai kompetensi tersebut Prodi IKM UNMUHA mengharuskan mahasiswa untuk mengambil mata kuliah Ekonomi Kesehatan, Manajemen Bencana, dan Skripsi. Kedua Mata Kuliah tersebut mempunyai tujuan untuk merencanakan, mengembangkan dan menyajikan anggaran berdasarkan arah program untuk efisiensi dan efektifitas anggaran, serta utilitasi biaya.

8. Kemampuan untuk memimpin dan berfikir sistem (leadership and systems thinking)

Mahasiswa diharapkan mampu memimpin dan berpikir sistem dalam menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan yang tercermin pada kinerja yang optimal, efektif dan efesien. Prodi IKM FKM UNMUHA dalam mewujudkan kompetensi mahasiswa agar mampu memimpin dan berfikir sistem dengan adanya mata kuliah Kepemimpinan dan Berfikir Sistem Kesmas, PBL, dan Metodologi Penelitian. Khusus untuk Mata Kuliah Kepemimpinan dan Berfikir Sistem Kesmas, bertujuan agar mahasiswa diharapkan mampu memimpin dan membangun kapasitas dan kinerja dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat